Farhan Tegaskan Gerakan “Kurve” Jadi Budaya Bersih Warga Bandung

By Admin


Dok. Pemkot Bandung
nusakini.com, Bandung — Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat gerakan kebersihan lingkungan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, kegiatan bersih-bersih atau “kurve” bukan sekadar agenda rutin pemerintah, tetapi telah menjadi budaya bersama warga Kota Bandung.

Pernyataan tersebut disampaikan Farhan saat mengikuti Aksi Bebersih Menjelang Pertandingan Persib bersama komunitas Clean Action di kawasan Sungai Cikapundung, Sabtu (23/5/2026).

Menurut Farhan, gerakan kebersihan kini dilakukan secara konsisten di berbagai wilayah kota. Ia bahkan meninjau langsung sejumlah titik sejak pagi hari untuk memastikan kegiatan berjalan optimal.

“Hari ini memang kita sedang ada pergerakan bersih-bersih di seluruh pojok Kota Bandung. Tadi saya sudah keliling-keliling ke semua bagian kota,” ujar Farhan.

Ia menjelaskan, tradisi “kurve” sudah lama dijalankan dan menjadi bagian dari rutinitas mingguan warga maupun jajaran pemerintah daerah. Setiap Minggu dini hari, aktivitas bersih-bersih dimulai sejak pukul 04.00 WIB di berbagai kawasan kota.

“Kita akan kurve terus setiap hari. Sudah menjadi tradisi di Kota Bandung setiap hari Minggu mulai pukul 04.00 WIB kita pasti kurve di seluruh Kota Bandung,” katanya.

Farhan menilai, upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan kota tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat agar lingkungan tetap sehat dan tertata.

“Dalam mengurusi kebersihan kota dan menjaga lingkungan, Pemkot Bandung tidak akan pernah bisa sendiri. Selalu ada dukungan luar biasa dari semua yang cinta kepada Kota Bandung,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga melibatkan komunitas, mahasiswa, hingga atlet dari berbagai perguruan tinggi. Pemkot Bandung berharap kolaborasi lintas elemen ini dapat memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. (*)