Ini Hasil Asesmen Penjaminan Mutu 24 Ma’had Aly
By Admin

Dirjen Pendidikan Islam Amin Suyitno
nusakini.com, Jakarta --- Direktorat Pesantren Kementerian Agama mengumumkan hasil asesmen penjaminan mutu eksternal pendidikan pesantren terhadap 24 lembaga Ma’had Aly . Asesmen ini dilakukan pada 2025 oleh Majelis Masyayikh, sebagai lembaga independen yang berwenang dalam memastikan kualitas akademik dan keilmuan pendidikan Ma’had Aly di Indonesia.
Hasil Asesmen ini menjadi tonggak penguatan sistem penjaminan mutu Ma’had Aly secara eksternal, sekaligus menjadi komitmen bersama dalam menjaga mutu, marwah, dan keberlanjutan pendidikan tinggi islam berbasis pesantren.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Suyitno, mengapresiasi kerja Majelis Masyayikh yang secara konsisten menjalankan mandat penjaminan mutu pendidikan pesantren. Menurutnya, asesmen atau hasil akreditasi ini bukan hanya instrumen evaluasi, tetapi juga fondasi pembinaan dan pengembangan Ma’had Aly ke depan.
“Penerbitan hasil asesmen ini menunjukkan bahwa pendidikan Ma’had Aly dikelola secara serius, terukur, dan bertanggung jawab. Negara hadir tidak untuk mengambil alih otoritas keilmuan pesantren, tetapi untuk memastikan mutu dan keberlanjutan sistemnya,” ujar Guru Besar UIN Palembang ini di Jakarta, Kamis (22/1/2026).
Hal senada disampaikan Direktur Pesantren Basnang Said. Dia menegaskan bahwa hasil asesmen Majelis Masyayikh merupakan rujukan utama bagi Kementerian Agama dalam merumuskan kebijakan pembinaan, penguatan kelembagaan, serta peningkatan mutu Ma’had Aly secara nasional.
“Ma’had Aly adalah puncak pendidikan pesantren. Karena itu, penjaminan mutunya harus dilakukan secara independen, objektif, dan berbasis tradisi keilmuan pesantren. Di sinilah peran strategis Majelis Masyayikh,” tegas Basnang.
Dalam hasil asesmen tersebut, Majelis Masyayikh menggunakan dua kategori peringkat utama, yaitu Mumtaz dan Jayyid. Mumtaz menunjukkan bahwa Ma’had Aly telah memenuhi standar penjaminan mutu secara sangat unggul, baik dalam aspek akademik, tata kelola, maupun tradisi keilmuan pesantren. Jayyid menunjukkan bahwa Ma’had Aly telah memenuhi standar penjaminan mutu secara baik, dengan ruang penguatan dan pengembangan berkelanjutan.
Dari 24 Ma’had Aly yang menjadi objek asesmen, ada 18 Ma’had Aly dengan kategori Mumtaz dan 6 Ma’had Aly dengan kategori Jayyid. Hasil asesmen ini diharapkan menjadi cermin reflektif sekaligus peta jalan pengembangan bagi Ma’had Aly, baik dalam aspek akademik, kelembagaan, sumber daya manusia, maupun tata kelola pendidikan.
Direktorat Pesantren Kemenag berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil asesmen tersebut melalui program pembinaan yang terarah, kolaboratif, dan berkelanjutan, dengan tetap menghormati independensi dan otoritas keilmuan pesantren. Penerbitan hasil asesmen ini sekaligus menegaskan bahwa pendidikan pesantren bukan hanya kuat secara tradisi, tetapi juga kokoh secara sistem dan mutu, serta siap menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya.
Berikut hasil asesmen penjaminan mutu eksternal yang diterbitkan Majelis Masyayikh terhadap 24 Ma’had Aly:
Peringkat Mumtaz (Unggul):
1. Mudi Mesjid Raya, Bireuen Aceh (Fiqh dan Ushul Fiqh)
2. Sa'idusshiddiqiyah, Jakarta Barat (Sejarah dan Peradaban Islam)
3. Syekh Ibrahim Al-Jambi, Kota Jambi (Fiqh dan Ushul Fiqh)
4. Miftahul Huda, Tasikmalaya (Aqidah dan Filsafat Islam)
5. Maslakul Huda Fi Ushul Al-Fiqh, Pati (Fiqh dan Ushul Fiqh)
6. Al Mubaarok, Wonosobo (Fiqh dan Ushul Fiqh)
7. Balekambang, Jepara (Hadis dan Ilmu Hadis)
8. Iqna' Ath-Thalibin, Rembang (Tasawuf dan Tarekat)
9. Nurussalam Mubarok, Rembang (Tafsir dan Ilmu Tafsir)
10. Hasyim Asy'ari, Jombang (Hadis dan Ilmu Hadis)
11. Salafiyah Syafi'iyah, Situbondo (Fiqh dan Ushul Fiqh)
12. Al Fithrah, Kota Surabaya (Tasawuf dan Tarekat)
13. Al-Tarmasi, Pacitan (Fiqh dan Ushul Fiqh)
14. Al Zamachsyari, Malang (Fiqh dan Ushul Fiqh)
15. Darussalam, Banyuwangi (Tasawuf dan Tarekat)
16. Rasyidiyah Khalidiyah, Hulu Sungai Utara (Aqidah dan Filsafat Islam)
17. As'adiyah, Wajo (Tafsir dan Ilmu Tafsir)
18. Darud Da'wah Wal Irsyad (DDI) Mangkoso, Barru (Fiqh dan Ushul Fiqh)
Peringkat Jayyid (Baik):
19. Al Hikamus Salafiyah, Cirebon (Fiqh Dan Ushul Fiqh)
20. Kebon Jambu, Cirebon (Fiqh dan Ushul Fiqh)
21. Al-Hikmah, Brebes (Al-Quran dan Ilmu Al-Quran)
22. Mamba'ul Ma'arif, Jombang (Fiqh dan Ushul Fiqh)
23. Sumatera Thawalib Parabek, Agam (Fiqh dan Ushul Fiqh)
24. Cokrokertopati, Magetan (Tasawuf dan Tarekat)
-