Kunjungi Pameran Diorama Palestina, Dedie Rachim Dorong Gerakan Edukasi Sejarah
By Admin

Dok. Pemkot Bogor
nusakini.com, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri pameran edukasi sejarah Baitul Maqdis di kawasan Tegal Gundil, Bogor Utara. Acara bertajuk pameran tertutup ini berlangsung pada Minggu (11/10/2026) di Alila Head Quarter.
Kunjungan tersebut diisi dengan berbagai agenda, mulai dari gelar wicara hingga tinjauan langsung ke area diorama. Dedie menyempatkan diri menunaikan salat Asar berjemaah sebelum melihat miniatur Masjidil Aqsa yang dipamerkan.
Pemerintah Kota Bogor memandang inisiatif warga ini sebagai langkah positif dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Dedie menilai masyarakat memerlukan pemahaman sejarah yang utuh terkait dinamika yang terjadi di kawasan tersebut.
"Dalam exhibition ini juga diperlihatkan sebuah miniatur, sehingga ke depan kita dan generasi penerus harus memahami sejarah tentang Masjidil Aqsa," ujar Dedie. Ia menegaskan bahwa perjuangan umat Islam di wilayah tersebut masih jauh dari kata selesai.
Tantangan mewujudkan kemerdekaan Palestina diakui sangat kompleks karena melibatkan dimensi sejarah, politik, hingga militer. Oleh karena itu, Dedie memandang perlu adanya gerakan besar berbasis edukasi untuk memberikan wawasan terbuka kepada publik.
Tokoh agama penggagas pameran, Ustaz Felix Siauw, menyambut baik kehadiran kepala daerah tersebut. Ia menyebut kedatangan Dedie sebagai bentuk apresiasi nyata terhadap karya edukatif yang diproduksi oleh warga Bogor.
Felix menekankan bahwa pembelaan terhadap Palestina selama ini lebih banyak bertumpu pada aksi solidaritas massa. Melalui pameran ini, ia berupaya memperkuat landasan intelektual agar dukungan masyarakat memiliki arah yang lebih jelas.
"Sehingga, ada tiga hal yang ingin kita sampaikan, yaitu pentingnya ilmu, pentingnya menumbuhkan ukhuwah atau persatuan, dan pentingnya menetapkan kesatuan itu," kata Felix. Ia meyakini pendekatan edukasi ini mampu menyentuh akar permasalahan secara lebih komprehensif.
Pertemuan antara kedua tokoh ini turut membahas rencana tindak lanjut program ke depan. Mereka menjajaki peluang kolaborasi agar pameran serupa dapat diselenggarakan secara lebih luas dan terbuka untuk warga umum. (*)