MTQ XXXIV Sulsel 2026 di Maros Dorong Perputaran Ekonomi hingga Rp50 Miliar
By Admin

UMKM Di MTQ XXXIV di Maros Sulsel
nusakini.com, Maros, Senin (13 April 2026) — Ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan resmi digelar di Kabupaten Maros, melibatkan 24 kabupaten/kota dengan jumlah peserta lebih dari 1.000 orang.
Kegiatan keagamaan ini tidak hanya menghadirkan kompetisi tilawah, tetapi juga berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Pemerintah daerah menargetkan perputaran uang selama pelaksanaan MTQ berada di kisaran Rp30 miliar hingga Rp50 miliar.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Maros, Andi Samsophyan, menjelaskan bahwa nilai tersebut berasal dari berbagai sektor, termasuk transaksi di luar arena kegiatan.
Menurut dia, aktivitas ekonomi mencakup kuliner di sekitar lokasi, transportasi, akomodasi, hingga jasa lainnya yang turut bergerak seiring meningkatnya kunjungan.
Sebagai upaya mengoptimalkan potensi tersebut, pemerintah menghadirkan sekitar 150 tenant, terdiri dari 110 pelaku UMKM lokal dan 40 pelaku usaha dari luar daerah.
Sejumlah pelaku usaha melaporkan peningkatan omzet selama kegiatan berlangsung. Berdasarkan data dinas terkait, sebagian pedagang mencatat kenaikan pendapatan dua hingga tiga kali lipat, bahkan mencapai empat hingga lima kali lipat saat puncak acara.
Untuk sektor kuliner skala kecil, pendapatan harian berkisar Rp300 ribu hingga Rp2 juta. Sementara itu, pedagang suvenir dan kerajinan mampu meraih hingga Rp5 juta sampai Rp6 juta per malam.
Bupati Maros, Chaidir Syam, menyatakan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkuat nilai keagamaan di masyarakat.
Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di Sulawesi Selatan. (*)