Nenek 100 Tahun Ditemukan Meninggal Saat Banjir Rendam Bajoe Bone

By Admin


Dok. Ist
nusakini.com, Bone — Banjir yang kembali merendam wilayah Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, memakan korban jiwa. Seorang lansia bernama Naima (sekitar 100 tahun) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di kawasan Rompe, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Jumat (8/5/2026).

Korban diduga terjebak saat banjir menggenangi permukiman warga setelah hujan deras mengguyur wilayah Bone sejak dini hari. Tingginya air membuat akses warga terhambat dan proses penyelamatan berlangsung sulit.

Lurah Bajoe bersama warga dan petugas mendatangi rumah korban usai menerima laporan adanya warga yang terjebak banjir. Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi, Naima ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumahnya.

Korban diketahui tinggal di Lingkungan Pao (Rompe), Kelurahan Bajoe. Kejadian ini menambah duka di tengah kondisi banjir yang masih melanda sejumlah titik di kawasan Bajoe dan sekitarnya.

Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, membenarkan adanya korban meninggal dunia akibat banjir tersebut.

“Iye betul, meninggal,” kata Andi Sultan saat dikonfirmasi.

Menurut warga, banjir datang dengan cepat sehingga sebagian masyarakat tidak sempat menyelamatkan diri maupun mengevakuasi barang-barang mereka.

“Kami tidak bisa bergerak sampai tim SAR datang melakukan evakuasi,” ujar seorang warga di lokasi.

Hingga Jumat siang, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI-Polri, dan relawan masih disiagakan untuk membantu proses evakuasi warga terdampak serta penanganan di lokasi banjir. (*)