Program Gebrak Pagi, 215 Petugas Dikerahkan Urai Kepadatan Lalu Lintas Jaktim

By Admin


Dok. Sudinhub Jaktim

nusakini.com, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur menerjunkan ratusan personel untuk mengurai kepadatan lalu lintas di puluhan titik rawan. Langkah strategis ini resmi berjalan pada Senin (12/10/2026) sebagai implementasi program Gerakan Bersama Atasi Kemacetan Pagi (Gebrak Pagi).

Kepala Sudinhub Jakarta Timur, Harlem Simanjuntak, menyebut sebanyak 215 petugas telah disebar ke 59 lokasi berbeda. "Di Jakarta Timur ada 215 personel yang kami sebar di 59 lokasi rawan kemacetan lalu lintas," katanya.

Para personel tersebut disiagakan khusus pada jam sibuk, tepatnya mulai pukul 06.30 hingga 08.00 WIB. Jajaran yang turun ke lapangan mencakup pejabat struktural tingkat atas, staf, hingga Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP).

Harlem yang turut meninjau sejumlah lokasi seperti Simpang Cawang Kompor dan kawasan Stasiun Jatinegara, menemukan dua pemicu utama kepadatan. Menurutnya, tingginya volume kendaraan serta sejumlah proyek pembangunan menjadi penyebab utama perlambatan arus.

"Berbagai pekerjaan infrastruktur di badan jalan dan sekitarnya turut memengaruhi kelancaran Lalin," terangnya. Ia juga memberikan imbauan tegas kepada para pengguna jalan agar disiplin berlalu lintas dan tidak menyerobot fasilitas pejalan kaki.

"Trotoar merupakan fasilitas yang diperuntukkan bagi pejalan kaki," ungkapnya mengingatkan agar pemotor patuh pada arahan petugas. Inisiatif dari petugas lapangan ini langsung mendapat respons positif dari kelompok masyarakat pengguna jalan raya.

Salah satu pengendara, Syarifuddin (41), menilai kehadiran aparat di titik rawan sangat membantu kelancaran perjalanan. "Kehadiran petugas sangat dibutuhkan untuk membantu kelancaran perjalanan masyarakat pada jam sibuk," ucapnya. (*)