Tim Gabungan Ringkus Terduga Pelaku Aksi 'Koboi' di Baru Tengah Balikpapan

By Admin


Ilustrasi

nusakini.com, Kepolisian Resor Kota Balikpapan akhirnya menahan seorang pria yang diduga melepaskan tembakan di kawasan Pelabuhan Speedboat Baru Tengah pada Rabu (12/8/2026). Penangkapan terhadap pria pengemudi mobil hitam tersebut dilakukan secara cepat setelah video perselisihannya dengan warga sekitar beredar luas serta menimbulkan keresahan publik.

Tim gabungan yang terdiri dari personel Kepolisian Daerah Kalimantan Timur dan Kepolisian Resor Kota Balikpapan langsung terjun ke lapangan guna merespons insiden dugaan arogansi tersebut. Dalam operasi penangkapan itu, aparat penegak hukum juga berhasil menyita barang bukti berupa sepucuk senjata dari tangan sang terduga pelaku penembakan.

Wakapolresta Balikpapan, AKBP Fauzan Arianto, menyatakan bahwa langkah cepat ini merupakan wujud komitmen lembaganya dalam memelihara keamanan masyarakat di wilayah hukum setempat. "Benar, terkait kejadian yang beredar di media sosial tersebut, yang bersangkutan (pengendara mobil) sudah diamankan dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan intensif," tuturnya saat memberikan keterangan resmi pada Kamis (13/8/2026).

Berdasarkan pemeriksaan tahap awal, aparat menegaskan bahwa alat yang diletuskan oleh sang pengemudi sama sekali bukan tergolong senjata api standar militer maupun kepolisian. "Senjata jenis airgun yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut juga telah tim amankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut," kata Fauzan merinci status barang bukti sitaan.

Menurut hasil identifikasi awal kepolisian, insiden menegangkan itu bermula ketika terduga pelaku diduga kuat terlibat perdebatan sengit dengan kelompok penduduk di area pelabuhan komersial. Kelompok massa yang berada di lokasi kejadian dilaporkan sempat mencoba menahan laju kendaraan roda empat berwarna hitam yang dikemudikan oleh pria bersangkutan.

Sesaat setelah suara letusan terdengar memecah suasana pelabuhan, pengemudi mobil tersebut diduga langsung memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi untuk menghindari amukan massa. Sejumlah warga yang merasa geram sekaligus terkejut tampak berupaya secara spontan melakukan aksi pengejaran ke arah perginya mobil roda empat itu.

Sampai detik ini, tim penyidik kepolisian masih bekerja keras mengumpulkan keterangan dari para saksi guna mengungkap pemicu utama perselisihan antara pengemudi dan masyarakat. Petugas juga tengah menelusuri kelengkapan dokumen perizinan serta keabsahan peruntukan senjata berjenis airgun yang selama ini dikuasai oleh pria tersebut.

Pihak kepolisian menjamin seluruh tahapan penegakan hukum akan terus berjalan sesuai regulasi demi memberikan efek jera terhadap tindakan yang membahayakan ketertiban umum. "Peristiwa ini tentunya akan kami proses secara tegas, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Perkembangan kasus akan kami perbarui kembali," pungkas Fauzan kepada para pewarta. (*)