Aktivitas Vulkanik Tinggi, PVMBG Pantau Ketat Erupsi Anak Krakatau

By Admin


Erupsi Gunung Anak Krakatau

nusakini.com, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memastikan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau masih bergejolak dengan tingkat ancaman yang signifikan. Pernyataan resmi ini disampaikan secara langsung melalui konferensi pers daring pada Sabtu, 5 September 2026.

Kepala PVMBG, Rita Susilawati, mengonfirmasi bahwa gunung tersebut terus memuntahkan abu vulkanik beserta material batu pijar tanpa henti. "Melakukan pemantauan terhadap gunung-gunung api aktif yang ada di Indonesia, termasuk gunung api Anak Krakatau," kata Rita menerangkan tugas instansinya.

Status kewaspadaan untuk gunung yang membelah perairan Selat Sunda tersebut kini ditetapkan pada Level 3 atau Siaga. Kenaikan level bahaya ini merupakan respons atas lonjakan aktivitas letusan yang tercatat mulai tanggal 2 Juli 2026 lalu.

Petugas jaga di pos pengamatan Pasauran terus mendengar dentuman gemuruh yang menandakan bahwa fase erupsi masih berlangsung. Cahaya semburan lava berwarna merah menyala juga terpantau terus-menerus, meskipun ketinggian kolom abu tidak dapat dilihat secara kasat mata.

Pihak otoritas menegaskan bahwa seluruh masyarakat dilarang keras memasuki area berbahaya dengan jarak tiga kilometer dari pusat kawah. "Perlu tetap mewaspadai ya wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau, ini agar tetap dipatuhi," ujar Rita menutup peringatannya. (*)