Asep Yusuf Soroti Pentingnya Persaudaraan dalam Latihan Bersama Ratusan Pesilat di Bogor

By Admin


Silaturahmi dan Latihan Bersama Perguruan Silat se-Kota Bogor
nusakini.com, Bogor,— Ratusan pesilat tradisi dari berbagai wilayah mengikuti Silaturahmi dan Latihan Bersama Perguruan Silat se-Kota Bogor pada Jumat, 19 Juni 2026. Kegiatan ini digelar oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia atau IPSI bersama Persatuan Pencak Silat Indonesia atau PPSI untuk memeriahkan Hari Jadi Bogor atau HJB ke-544.


Acara tersebut menjadi ruang pertemuan lintas perguruan dan lintas generasi pesilat. Selain latihan bersama, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat hubungan antar-pelaku pencak silat tradisional di Bogor.


Salah satu perguruan yang hadir dalam kegiatan itu adalah Perguruan Silat Gelanggang Putra Si Macan Tutul Bogor. Perguruan yang dipimpin Ketua Perguruan Pusat M. Syahrudin atau Ki Elun tersebut mengikutsertakan anggota dari pusat latihan di Kampung Duren, Ciomas, Kabupaten Bogor, serta cabang Kampung Pasir Bagade Nagrak, Sukaraja, Kabupaten Bogor.


Dalam kegiatan tersebut, para pesilat menampilkan gerak tradisi pencak silat yang menjadi bagian dari warisan budaya lokal. Latihan bersama ini juga dimaknai sebagai sarana untuk menjaga nilai persaudaraan, kedisiplinan, penghormatan kepada senior, dan pembinaan karakter.


Asep Yusuf, M.Pd, yang disebut sebagai bagian dari keluarga besar Perguruan Gelanggang Putra Si Macan Tutul Bogor, turut hadir memberikan dukungan. Asep, yang juga menjabat Direktur PT Yaya Berkah Nusantara dan Komisaris PT Ahmarian Humanika Ananta, menyampaikan bahwa pencak silat memiliki nilai yang tidak hanya berkaitan dengan bela diri, tetapi juga pembentukan sikap dan integritas.


Menurut Asep, nilai sportivitas, disiplin, dan persaudaraan dalam pencak silat dapat diterapkan dalam kehidupan sosial, dunia usaha, hingga kepemimpinan publik. Ia juga disebut diproyeksikan untuk ikut dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Bogor pada 2029.


Melalui kegiatan ini, IPSI, PPSI, dan Perguruan Gelanggang Putra Si Macan Tutul Bogor berharap pencak silat tradisional terus mendapat tempat dalam pembinaan generasi muda serta pembangunan karakter masyarakat Bogor.