El Niño dan Ujian Konsistensi Kebijakan Lingkungan
By Admin

Karhutla
nusakini.com, Potensi menguatnya El Niño kembali menempatkan isu ketahanan lingkungan dalam sorotan. Peristiwa iklim ini tidak hanya berbicara tentang berkurangnya curah hujan, tetapi juga menguji sejauh mana kebijakan pengelolaan sumber daya alam mampu mengurangi risiko bencana.
Dalam beberapa waktu terakhir, perhatian publik terhadap perubahan iklim semakin meningkat seiring makin seringnya kejadian cuaca ekstrem di berbagai belahan dunia. Kondisi tersebut membuat strategi adaptasi tidak lagi cukup berfokus pada penanganan saat krisis terjadi.
Pandangan yang disampaikan WALHI menunjukkan adanya dorongan agar pemerintah memperluas pendekatan mitigasi melalui perlindungan kawasan hutan, gambut, mangrove, dan daerah tangkapan air. Logikanya sederhana: semakin baik kondisi ekosistem, semakin besar kemampuan lingkungan menyimpan air dan menahan dampak kekeringan.
Di sisi lain, pemerintah juga menghadapi tantangan menjaga keseimbangan antara kebutuhan pembangunan dan perlindungan lingkungan. Debat mengenai efektivitas berbagai kebijakan adaptasi, termasuk intervensi cuaca, kemungkinan akan kembali mengemuka ketika ancaman El Niño meningkat.
Yang menjadi persoalan utama bukan hanya seberapa kuat fenomena iklim tersebut terjadi, melainkan seberapa siap sistem pengelolaan lingkungan menghadapi dampaknya. Karena itu, isu El Niño dapat dipandang sebagai pengingat bahwa ketahanan iklim tidak dibangun dalam hitungan minggu, melainkan melalui kebijakan jangka panjang yang konsisten. (*)