Gamelan Mengalun Merdu di Hong Kong

By Abdi Satria


nusakini.com-Hong Kong-Lantunan gamelan, orkestra dan perkusi berpadu dimainkan oleh para mahasiswa anggota Collegium Musicum of Hong Kong Baptist University (HKBU) Symphony Orchestra serta the Gip Percussion Ensemble pada konser bertajuk “The Gamelan in Hong Kong" (29/05/2022).

Para penonton terbius alunan musik pimpinan konduktor Gip Chan Wing Yip. Komposisi musik yang digubah oleh mahasiswi HKBU asal Indonesia, Lauryn Vania Kurniawan, menggabungkan melodi gamelan, orkestra dan perkusi menjadi kolaborasi musik tradisional dan Barat dengan tidak meninggalkan ciri khas masing-masing alat musik.

“Kolaborasi apik ini turut memperkenalkan gamelan tidak hanya sebagai alat musik tradisional Indonesia, namun membuka cakrawala dan peluang para komposer dan musisi bahwa musik tradisional dapat dipadukan dengan musik modern," ujar Konsul Jenderal RI - Hong Kong, Ricky Suhendar.

Selain itu, kolaborasi ini sangat baik untuk melestarikan seni budaya Indonesia, terus menumbuhkan citra positif Indonesia dan menunjukkan adanya keharmonisan antara musik tradisional dan modern, tambah Konjen Ricky.

Bagi mahasiswa HKBU sendiri ini merupakan kesempatan tak terlupa untuk belajar gamelan dan memadukan rasa tradisional dengan rasa modern demi menciptakan pertunjukkan yang luar biasa.

Pemain Gamelan, Cherry Chung Cheuk Ka dan Angela Chan Ngan Wing mengakui bahwa gamelan memiliki suara yang unik dan spesial dari segi nada, kunci, dan teknik bermain yang membuat mereka tertarik untuk belajar lebih mengenai gamelan.

Selain gamelan, konser diisi dengan paduan tarian tradisional Indonesia dengan gaya balerina yang dikreasikan oleh Christabella Georgina, mahasiswa Hong Kong Academy of Performance Arts asal Indonesia bersama mahasiswi Hong Kong lainnya.

Tarian ini mampu memukau pengunjung dengan diiringi musik daerah Indonesia. Penari asal Hong Kong, Emily Chan dan Amy Kwok mengaku mendapat banyak pengalaman dari tarian yang dibawakan khususnya tari Saman dan ingin lebih banyak tahu mengenai Indonesia.

Konser ini yang diinisiasi oleh Lauryn Kurniawan sebagai mahasiswa HKBU jurusan komposisi, disambut baik dan didukung penuh oleh pihak universitas, KJRI Hong Kong, BNI Hong Kong, Garuda Indonesia serta berbagai pihak lainnya. Sebanyak 400 penonton memadati auditorium konser serta ribuan penonton lainnya menyaksikan secara live streaming di You Tube.(rls)