Menakar Konsistensi Akal Sehat Rocky Gerung di Kursi Pemerintahan

By Admin


Rocky Gerung/ Tangkapan Layar Ig

nusakini.com, Sosok yang dulu dikenal paling lantang menantang arus kekuasaan itu kini telah merapat ke dalam pusat pemerintahan. Belakangan ini, masyarakat luas dibuat terkejut oleh perubahan gaya komunikasi sang akademisi yang dinilai tidak lagi segarang biasanya.

Kekecewaan mendalam sangat terasa di berbagai ruang diskusi dunia maya dalam pekan ini. Penggemar yang dulu membanggakan slogan khas sang pengamat kini merasa seolah kehilangan sosok oposisi idola mereka.

Pergeseran pandangan ini terlihat jelas ketika ia mulai menyuarakan dukungan terhadap beberapa inisiatif strategis aparatur negara. Langkahnya membela kebijakan distribusi makanan gratis bagi masyarakat sipil dianggap sebagai titik balik perjalanan panjang idealismenya.

Cibiran hingga komentar bernada satir pun mengalir deras seolah tak terbendung dari ribuan pengguna media sosial internet. Sebagian besar menganggap bahwa kursi kehormatan telah sukses membungkam nalar kritis yang dulu selalu digaungkan sang tokoh.

"Dulu oposisi paling garang dengan akal sehatnya, sekarang nyaman di lingkaran istana," ungkap salah seorang warga internet di linimasanya. Keluhan ini menggambarkan betapa tingginya ekspektasi publik terhadap figur yang selalu mengidentikkan diri dengan nilai kewarasan berpikir tersebut.

Namun, tokoh intelektual itu enggan berdiam diri dan membiarkan citranya tergerus oleh asumsi publik yang terus liar bergulir. Di tengah proses diskursus yang masih hangat diperbincangkan ini, ia tampil tegas untuk memberikan sebuah penjelasan yang rasional.

Baginya, berdiri di sisi pemerintah untuk mendukung sebuah kebijakan pro-rakyat sama sekali bukanlah suatu dosa intelektual. "Mengakui sebuah kebijakan yang benar dan berpihak pada rakyat adalah bagian dari menjaga kewarasan berpikir," ungkapnya merespons keraguan tersebut. (*)