Mide Djuang Bekerja dengan Hati Nurani, Antar Bantuan Kemanusiaan ke Flores
By Hendra

MAKASSAR — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Ketua Umum Garda Flobamora Sulsel, Marius Mide Djuang, S.Sos. Bersama relawan dan sejumlah elemen masyarakat, Mide Djuang terlibat langsung dalam aksi kemanusiaan dengan mengantarkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bagi Mide Djuang, aksi kemanusiaan bukan sekadar kegiatan seremonial. Bantuan yang dikumpulkan dari masyarakat harus benar-benar diupayakan sampai kepada mereka yang membutuhkan.
Dengan semangat bekerja menggunakan hati nurani, Mide Djuang bersama para relawan memilih untuk terlibat langsung dalam proses pengantaran bantuan menuju Flores.
“Ini bukan hanya soal bantuan, tetapi soal kepedulian dan rasa persaudaraan. Kita bekerja dengan hati nurani karena saudara-saudara kita di Flores sedang membutuhkan dukungan,” menjadi semangat dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Pengiriman bantuan ini juga menjadi bentuk solidaritas warga Flobamora yang berada di perantauan, khususnya di Sulawesi Selatan, terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.
Mide Djuang menegaskan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga. Menurutnya, sekecil apa pun bantuan yang diberikan dengan ketulusan dapat memiliki arti besar bagi masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Titik Sasaran Penyaluran Bantuan:
1. Wewaria-Kabupaten Ende
2. Embai - Kabupaten Ngada
3. Satar Padut- Kabupaten Manggarai Timur
4. Reo, Wora, Cibal - Kabupaten Manggarai Tengah
5. Waning Doso- Kabupaten Manggarai Barat
6. Pulau Palue- Kabupaten Sikka / Maumere
Ia berharap gerakan kemanusiaan tersebut dapat mengetuk hati lebih banyak pihak untuk ikut membantu, baik masyarakat, pemerintah, maupun berbagai organisasi dan komunitas.
“Kita ingin memastikan bahwa saudara-saudara kita di Flores tidak merasa sendiri. Ada kita yang peduli dan siap bergandengan tangan untuk membantu,” ujarnya.
Aksi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa kepedulian tidak mengenal jarak. Dari Makassar menuju Flores, semangat persaudaraan dan kemanusiaan terus dijaga demi membantu masyarakat yang membutuhkan.
*hd