NU Bontoala Gelar Halaqah Ramadan di Masjid Al Fattah, Pengurus: Pintu Kami Terbuka Lebar

By Admin


MAKASSAR -- Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Bontoala Makassar menggelar Ramadan Safari di Masjid Al-Fattah Jalan Kandea Raya Kelurahan Baraya, Makassar, Sabtu (24/03/2024). 

Halaqah Ramadan tersebut, berlangsung dengan hikmah yang menghadirkan langsung Ulama Kota Makassar. Anre Gurutta DR. KH. Abd. Mutthalib Abdullah sebagai penceramah. 

Halaqah Ramadan tersebut, merupakan program Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Makassar selama bulan suci Ramadan 1445 H dan diselenggarakan oleh MWC Nahdlatul Ulama se Kota Makassar. 

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Bontoala, Ahmad Syahruddin Azis, mengatakan kegiatan Halaqah Ramadan ini merupakan kali kedua yang di selenggarakan oleh MWC NU Bontoala. 

"Kegiatan halaqah Ramadan ini merupakan kali kedua di laksanakan oleh MWC NU Bontoala yang disupport penuh oleh PCNU Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Fattah dan Ranting NU Kel. Baraya sebagai tuan rumah," ujarnya. 

Ia juga mengatakan Halaqah Ramadan 1445 H. tersebut berbeda dari tahun sebelumnya 

"Untuk halaqah Ramadan kali ini berbeda dengan tahun kemarin karena tahun ini dirangkaikan dengan bagi-bagi takjil hasil kerja sama MWC NU, PAC Fatayat dan PAC GP Ansor Kec. Bontoala," ungkapnya. 

Sementara itu, di tempat yang sama salah satu pengurus Masjid Al-Fattah, Ilham Zain menyampaikan rasa terimakasih atas d pilihnya Masjid tersebut sebagai lokasi Halaqah Ramadan 1445 H. 

Ia mengatakan Masjid Al-Fattah Kelurahan Baraya terbuka lebar untuk dijadikan kembali sebagai tempat kegiatan keagamaan oleh Nahdlatul Ulama. 

"Pintu Masjid Al-Fattah terbuka lebar jika sekiranya MWC NU Bontoala maupun Banom Nahdlatul Ulama akan melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya di Masjid ini,", ujarnya. 

Adapun penceramah Halaqah Ramadan 1445 H. AG. DR. KH. Abd. Muththalib Abdullah dalam tausiahnya menuturkan hikmah memperbanyak Dzikir di Bulan Suci Ramadan akan mendapatkan pahala lebih dibandingkan dengan berpuasa saja

"Orang yang berpuasa dan memperbanyak Dzikir di bulan Suci Ramadan tentu akan mendapatkan pahala lebih dibandingkan dengan yang hanya sekedar melaksanakan puasa saja," tuturnya. 

Pimpinan Pondok Pesantren MDIA Bontoala tersebut juga menyampaikan salah satu waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak Dzikir dan Doa yakni menjelang buka puasa yakni berdzikir 

"Dengan memperbanyak Dzkir dan Doa menjelang buka puasa (itu) akan menambah kenikmatan ketika berbuka puasa," ucapnya dihadapan jamaah yang hadir pada Halaqah Ramadan 1445 H tersebut. 

Turut hadir dalam kegiatan Halaqah Ramadan tersebut PAC Fayatat NU, PAC GP Ansor, NU Ranting Baraya, Lembaga Kerukunan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKK NU), NU Care LazisNU dan Jama'ah Masjid Al-Fattah. (*Takbir)