Pemadaman Bergilir Terjadi di Sejumlah Wilayah Jawa, PLN Sebut Ada Kendala Pembangkit

By Admin


PLN
nusakini.com, Jakarta — Pemadaman listrik bergilir terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir. PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik.


Salah satu wilayah yang terdampak adalah Serpong, Tangerang Selatan. PLN UP3 Serpong sebelumnya mengumumkan adanya pemadaman bergilir di sejumlah lokasi pada 19 Juni 2026. Pemadaman dijadwalkan berlangsung dalam tiga tahap, yakni pukul 08.00—11.00 WIB, 11.00—14.00 WIB, dan 14.00—17.00 WIB.


“Sehubungan dengan adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di beberapa lokasi,” tulis PLN UP3 Serpong dalam pengumuman resminya.


Selain di Serpong, pemadaman bergilir juga dilaporkan terjadi di Bekasi, Jawa Barat. Kondisi tersebut disebut berlangsung sejak pagi. Di Cirebon, Jawa Barat, pemadaman juga dilaporkan terjadi karena adanya perbaikan jaringan tegangan menengah 20 kilovolt dan dijadwalkan berlangsung pukul 12.00 hingga 15.00 WIB.


Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan perseroan menghadapi kendala teknis pada dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra pembangkit swasta atau IPP. Menurut dia, tim PLN telah turun langsung untuk membantu proses perbaikan bersama pengelola pembangkit.


“Dalam kondisi seperti ini kami juga menghadapi tantangan ada kendala teknis di dua pembangkit besar di Pulau Jawa yang dimiliki dan dioperasikan oleh mitra kami, dua pembangkit IPP,” kata Darmawan dalam konferensi pers di kantor pusat PLN, Jakarta, Jumat malam, 19 Juni 2026.


Di tengah gangguan tersebut, PLN menyatakan pasokan batu bara untuk sejumlah PLTU di Pulau Jawa mulai mengalir kembali. Darmawan mengatakan PLN bersama pemasok batu bara telah mempercepat penandatanganan kontrak pengadaan untuk memperkuat pasokan pembangkit.


Menurut PLN, tambahan pasokan batu bara sudah diterima sejumlah PLTU besar, antara lain PLTU Pelabuhan Ratu, PLTU Lontar, PLTU Labuan, PLTU Suralaya, PLTU Jawa 7, PLTU Jawa 9, PLTU Jawa 10, PLTU Indramayu, PLTU Paiton, PLTU Rembang, PLTU Pacitan, dan PLTU Tanjung Awar-Awar.


“Saat ini proses penyaluran medium range coal atau batu bara dengan tingkat kandungan menengah mulai mengalir pada PLTU di seantero Pulau Jawa,” ujar Darmawan.


PLN berharap pemulihan pasokan batu bara dan perbaikan pembangkit dapat membantu memperkuat kembali sistem kelistrikan Jawa. Namun, dalam pengumuman di sejumlah daerah, pemadaman masih dilakukan secara terbatas sebagai bagian dari manajemen beban selama kapasitas suplai belum sepenuhnya normal. (*)