Pemkab Manggarai Timur Tepis Isu Tekanan dalam Distribusi Bantuan Logistik

By Admin

BNPB pastikan penyaluran bantuan logistik di Manggarai Timur tepat sasaran. (Dok. Istimewa)
nusakini.com, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur mengklarifikasi isu dugaan tekanan petugas pengawas terhadap Camat Lamba Leda Utara, Agus Supratman. Bantahan ini disampaikan menyusul viralnya video perdebatan terkait prosedur administrasi distribusi bantuan logistik bencana pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Tarsisius Syukur, menegaskan bahwa kewajiban penandatanganan berita acara hanyalah prosedur administratif standar. "Sehingga apa yang dikatakan oleh camat bahwa ia ditekan oleh BNPB, itu tidak benar," ujarnya.

Bantuan logistik dari pemerintah pusat diatur melalui posko utama yang dikendalikan oleh sekretaris daerah setempat. Tim khusus kemudian ditugaskan untuk mendistribusikan logistik tersebut menuju posko-posko tingkat kecamatan di seluruh wilayah terdampak.

Menurut Tarsisius, keberadaan petugas BNPB di lapangan murni untuk menjalankan fungsi pengawasan distribusi logistik. "Bukan menekan seperti yang disampaikan camat," katanya menjelaskan tugas perwakilan pusat tersebut.

Sebelumnya, sebuah video berdurasi enam menit lima belas detik menjadi perbincangan hangat di platform Facebook dan TikTok. Video itu memperlihatkan Agus Supratman yang diduga keberatan dengan mekanisme pembagian bantuan untuk sebelas desanya.

Dalam rekaman amatir tersebut, Agus menyebut ada puluhan ribu warganya yang menuntut skema pembagian secara merata. “Saya merasa ditekan, saya harus bagi ke 11 desa, Pak,” keluh Agus dalam tayangan video itu.

Merespons dinamika tersebut, pemerintah daerah berjanji akan mengevaluasi tata kelola distribusi logistik di lapangan secara menyeluruh. Langkah korektif ini diambil agar pengiriman logistik dapat dilakukan secara lebih transparan dan minim hambatan ke depannya.

Pemkab juga berharap warga tidak mudah terpancing oleh narasi dari potongan video yang beredar di media sosial. “Kami berharap bahwa video ini tidak boleh dipakai untuk sesuatu hal untuk meruncing situasi yang tidak benar,” kata Tarsisius.

Saat ini, fokus utama otoritas terkait adalah memastikan dua belas kecamatan terdampak mendapatkan pasokan bantuan yang layak. Skema penyaluran akan terus disesuaikan dengan tingkat urgensi dan kebutuhan riil masyarakat di Manggarai Timur. (*)