Seminar Natal Nasional Soroti Ketahanan Keluarga di Tengah Tekanan Zaman

By Admin


nusakini.com, Jakarta, 3 Januari 2026 — Panitia Natal Nasional 2025 menggelar rangkaian Seminar Natal Nasional di sembilan kota di Indonesia. Mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, kegiatan ini menempatkan keluarga sebagai pusat pembentukan karakter, iman, dan ketahanan sosial bangsa.

Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menyatakan seminar ini dirancang bukan sekadar sebagai forum diskusi, melainkan ruang dialog untuk membaca tantangan konkret keluarga Indonesia di berbagai daerah. “Keluarga harus kembali menjadi tempat pertama tumbuhnya kasih dan harapan,” kata Maruarar dalam keterangan resmi.

Rangkaian seminar dimulai di Bandung pada 10 Desember 2025 dan berlanjut ke Medan, Manado, Palangkaraya, Ruteng, Ambon, Toraja, hingga Merauke. Seminar utama digelar di Sekolah Tinggi Filsafat Theologi (STFT) Jakarta pada 3 Januari 2026, bekerja sama dengan Kementerian Agama, dengan subtema Keluarga Bertahan di Tengah Tantangan Kota Metropolitan.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan keluarga merupakan pilar utama kekuatan negara. Menurut dia, tingginya angka perceraian berdampak langsung pada anak dan ketahanan sosial. “Tidak mungkin membangun negara yang kuat dari keluarga yang rapuh,” ujarnya. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Stella Christie menyoroti pentingnya komunikasi antara orang tua dan anak, termasuk kebiasaan sederhana seperti makan dan berbincang bersama.

Seminar ini menghadirkan tokoh lintas agama, akademisi, dan pemerintah, serta dirancang menghasilkan rekomendasi kebijakan penguatan keluarga yang akan dipublikasikan secara daring. Panitia juga berencana menerbitkan buku elektronik sebagai ruang refleksi bersama.

Selain agenda diskusi, Panitia Natal Nasional 2025 menyalurkan berbagai bantuan sosial, mulai dari beasiswa pendidikan, paket sembako, ambulans, renovasi gereja, hingga bantuan kebencanaan dengan nilai puluhan miliar rupiah. Rangkaian Seminar Natal Nasional dijadwalkan berakhir pada 29 Januari 2026 di Universitas Pelita Harapan, Jakarta. (*)