Danantara Pacu proyek Baterai EV Rp. 96 T Di Karawang
By Admin

Antam
nusakini.com, Jakarta — Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) mendorong penguatan investasi jangka panjang berbasis hilirisasi mineral guna mengamankan nilai tambah strategis di dalam negeri.
Menurut keterangan CEO BPI Danantara Rosan Roeslani pada Selasa (7/7/2026), langkah ini krusial untuk mendukung transisi energi melalui penyediaan bahan baku teknologi hijau, seperti komponen baterai kendaraan listrik (EV).
Menindaklanjuti arahan tersebut, PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) kini tengah merampungkan proyek ekosistem baterai EV terintegrasi yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat. Direktur Utama Antam Untung Budiharto menyatakan proyek hulu-hilir bernilai US$ 5,9 miliar atau setara Rp96,04 triliun ini digarap bersama PT Industri Baterai Indonesia (IBI) dan konsorsium HYD Investment Limited.
Saat ini, progres pembangunan fisik pabrik dilaporkan telah mencapai 90 persen dan ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada akhir Juli 2026. Pada fase awal, kapasitas produksi akan diarahkan menuju target minimal 15 GWh, yang diperkirakan mampu menyuplai kebutuhan komponen bagi sedikitnya 250.000 unit kendaraan listrik. (*)