Jalan Terjal di Tingkat Banding: Upaya Nadiem Mencari Keadilan Lewat Kolega Lama
By Admin

Nadiem Makarim
nusakini.com, Pekan ini, ruang sidang Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menjadi saksi babak baru dari perjalanan hukum mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim. Pria yang dulu dikenal sebagai pelopor industri teknologi di Tanah Air itu kini tengah berjuang melepaskan diri dari jerat hukum kasus pengadaan perangkat pendidikan.
Beban vonis pidana penjara satu dekade dan kewajiban mengembalikan dana ratusan miliar rupiah tentu bukan perkara ringan. Di tengah proses hukum yang masih berjalan ini, tim pembela Nadiem tampak mencoba merajut kembali kepingan-kepingan fakta yang mereka yakini terabaikan dalam persidangan sebelumnya.
Menariknya, dalam strategi perlawanan hukum belakangan ini, Nadiem berpaling pada lingkaran profesional lamanya. Nama-nama petinggi ekosistem digital yang pernah bersama-sama membesarkan startup bersamanya, kini masuk dalam daftar saksi yang diharapkan bisa menjernihkan persoalan di meja hijau. Tidak hanya kolega lama, para perwakilan dari vendor teknologi raksasa juga ditarik untuk memberikan kesaksian ulang.
Bagi tim kuasa hukum, langkah ini bukan sekadar formalitas. Mereka meyakini ada jarak antara apa yang diucapkan di bawah sumpah oleh para saksi, dengan apa yang akhirnya tertuang dalam ketukan palu hakim tingkat pertama.
Harapan Nadiem kini disandarkan pada celah hukum pidana yang baru, serta satu suara berbeda (dissenting opinion) dari seorang hakim di pengadilan sebelumnya yang sempat menyatakan dirinya layak divonis bebas. Di hadapan majelis hakim tingkat banding, Nadiem dan timnya kini berpacu dengan waktu, menyusun argumen, dan berharap kebenaran versi mereka dapat diterima.