Mentan Amran Salurkan Bantuan Traktor Usai Tinjau Sawah di Semarang

By Admin

Mentan Andi Amran Sulaiman saat sidak
nusakini.com, Semarang — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan bantuan satu unit alat mesin pertanian berupa traktor kepada kelompok tani di Desa Wonosari, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, pada Kamis (6/8). Bantuan tersebut diserahkan secara spontan setelah pihak kementerian melakukan inspeksi mendadak di area persawahan setempat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, keputusan pemberian alat berat itu diambil usai Mentan mendapati para petani, yang sebagian besar adalah perempuan, masih menerapkan metode tanam padi secara manual. Merespons kondisi tersebut, Amran langsung menginstruksikan jajarannya untuk mendata kelompok tani agar penyerahan bantuan dapat segera diproses secara administratif.

"Nanti traktornya saya berikan agar proses tanam tidak perlu lagi menggunakan tangan kosong. Jika diperlukan, kami juga akan membantu menyediakan alat tanamnya," sebut Amran saat berdialog dengan warga setempat.

Terkait adanya kekhawatiran dari sejumlah petani yang merasa belum memiliki kemampuan mengoperasikan traktor, Kementerian Pertanian menyarankan sebuah solusi ekonomi. Menurut Mentan, kelompok tani yang menerima bantuan dapat menyewakan traktor tersebut kepada pihak lain sebagai sumber pendapatan alternatif.

Berdasarkan perhitungan kasar yang disampaikannya, tarif sewa traktor dipatok sekitar satu juta rupiah untuk setiap hektare lahan. Langkah penyewaan ini dinilai dapat menambah kas dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi kelompok tani di desa tersebut.

Salah seorang anggota kelompok tani, Jadiyah, menuturkan bahwa rombongan menteri pada awalnya berkeliling sawah sebelum akhirnya menyapa mereka. Ia mengaku sempat terkejut karena Mentan awalnya memperkenalkan diri dengan cara bergurau sebagai ketua penyuluh pertanian setempat.

Penyerahan bantuan langsung ini dilaporkan sebagai bagian dari program strategis pemerintah pusat. Kementerian Pertanian saat ini berupaya mempercepat transisi modernisasi di sektor pertanian guna meningkatkan produktivitas hasil panen, sekaligus membangun fondasi yang kuat bagi program swasembada pangan yang berkelanjutan di masa depan. (*)