Pelatih Ansan Greeners Berharap Tinggi Ke Asnawi Mangkualam

By ommed


nusakini.com - Pelatih Ansan Greeners Cho Min-kook menaruh harapan tinggi kepada Asnawi Mangkualam Bahar setelah sejumlah legiun asing asal Brasil tampil mengecewakan dalam lanjutan K League 2 kemarin.

Ansan gagal melanjutkan tren positif di dua laga sebelumnya, dan dipaksa menelan kekalahan 3-1 dari Chungnam Asan. Padahal Ansan menurunkan seluruh legiun asingnya di pertandingan ini. Go Iwase dan Canhoto dimainkan sejak menit awal, sedangkan Asnawi, Robson Duarte, dan Thiago Henrique dari bangku cadangan.

Keputusan itu membuat Ansan menjadi satu-satunya tim di K League 2 yang menggunakan lima pemain asing dalam satu pertandingan sejak diterapkannya aturan legiun asing Asia Tenggara.

Min-kook mengatakan, meski kebijakan tersebut tidak memberikan pengaruh positif, ia tidak menutup kemungkinan menurunkan seluruh legiun asingnya di laga berikutnya, yakni ketika menghadapi Anyang FC atau Daejon Hana Citizen.

Sang pelatih membuka peluang tampil sebagai starter di laga nanti. Kesempatan Asnawi bermain sejak menit awal pada musim ini memang tergolong minim dibandingkan tahun lalu. Saat ini, Asnawi hanya dimainkan empat kali sebagai starter dari 11 penampilannya bersama Ansan.


“Kami berencana kembali menggunakan seluruh lima pemain asing di pertandingan berikutnya atau saat melawan Daejon Hana Citizen. Secara khusus, saya menaruh harapan tinggi kepada Asnawi,” ucap Min-kook dikutip laman Sportal Korea.

Hal itu tak lepas dari performa Asnawi ketika masuk menggantikan Kim Bo-seob di menit ke-38 ketika Ansan mendapat tekanan dari Chungnam. Masuknya empat pemain asing ini membuat daya dobrak Ansan meningkat. Sayangnya, mereka justru kebobolan tiga gol.

“Kami kalah di babak kedua, jadi kami mencoba membuat perubahan besar dalam serangan. Asnawi menjalankan perannya, tetapi ada penyesalan dari para pemain Brasil yang seharusnya membuat lebih banyak tembakan tepat sasaran,” jelas Min-kook.

“Canotou bermain dengan banyak energi, dan dia pasti kehabisan tenaga. Dia terus berlari. Sangat disayangkan keserakahan pribadi yang begitu besar. Saya berharap dia melakukannya dengan cukup baik di pertandingan berikutnya.”(gi/om)