Pemerintah Targetkan Pertumbuhan 8 Persen, Andalkan Program Padat Karya Skala Nasional
By Admin

Prabowo Subianto
nusakini.com, Jakarta — Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen melalui sejumlah program berbasis penciptaan lapangan kerja dalam skala besar.
Presiden Prabowo Subianto menyatakan, strategi tersebut tidak hanya berfokus pada indikator makro, tetapi juga pada perluasan kesempatan kerja di berbagai sektor.
Salah satu program yang diandalkan adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah berencana membangun sekitar 30 ribu dapur MBG di seluruh Indonesia. Setiap dapur diperkirakan melibatkan sekitar 50 tenaga kerja.
“Kalau dihitung, itu bisa menyerap sekitar 1,5 juta tenaga kerja langsung,” ujar Prabowo, Senin (24/3/2026).
Selain tenaga kerja langsung, program ini juga diproyeksikan mendorong penyerapan tenaga kerja tidak langsung dari rantai pasok bahan pangan hingga sekitar 1,5 juta orang.
Di sektor desa, pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih. Setiap koperasi diperkirakan melibatkan sekitar 18 pekerja, dengan potensi penyerapan mencapai 1,4 juta tenaga kerja.
Sementara itu, program Kampung Nelayan Merah Putih ditargetkan mencakup 1.100 lokasi hingga 2026. Berdasarkan uji coba di Biak, pemerintah menyebut pendapatan nelayan meningkat antara 60 hingga 80 persen.
Program pembangunan satu juta rumah juga disebut menjadi kontributor signifikan dalam penciptaan lapangan kerja. Setiap unit rumah diperkirakan melibatkan lima pekerja, sehingga total potensi penyerapan mencapai sekitar 5 juta tenaga kerja.
Pemerintah optimistis berbagai program tersebut dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melampaui target. (*)