Penjualan iPhone Tiba-tiba Meroket, Apa yang Terjadi?

By Admin


JAKARTA -- Dalam sebuah laporan, pengiriman iPhone di China mengalami kenaikan cukup signifikan. Ini terjadi usai Apple melakukan diskon besar-besaran selama beberapa waktu lalu.

Perusahaan riset yang berafiliasi dengan pemerintah China melaporkan kenaikan pengiriman hingga 52% pada April 2024 dibanding tahun sebelumnya, dikutip dari Reuters, Rabu (29/5/2024).

Laporan Akademi teknologi Informasi dan Komunikasi China (CAICT) merujuk pada peningkatan pengiriman ponsel asing di China. Pengiriman mencapai 3,485 juta unit yang naik dari tahun sebelumnya 2,301 juta unit.

Meski tak menyebut Apple, CAICT menuliskan perusahaan asal Amerika Serikat (AS) cukup dominan di pasar China. Pengiriman merek asing tersebut bisa dikaitkan pada kinerja Apple.

Apple juga mengalami kenaikan pada bulan Maret sebesar 12%. Ini jadi pertanda peningkatan cukup signifikan dari dua bulan pertama 2024 yang mengalami penurunan besar.

Pada Februari, Apple memangkas harga iPhone di situs resminya hingga 500 yuan. Semua model iPhone 15 juga mendapatkan diskon dari peritel pihak ketiga sekitar periode yang sama, dan beberapa model turun harga hingga 1.300 yuan.

Diskon tersebut dilaporkan digelar untuk memperingati Hari Perempuan Internasional pada 8 Maret 2024.

Apple juga kembali membuka program diskon pada bulan Mei di situs resmi Tmall. Beberapa model tertentu didiskon hingga 2.300 yuan.

Langkah ini juga akan berdampak positif pada penjualan Apple. Reuters menuliskan kemungkinan akan ada peningkatan lebih lanjut di bulan Mei ini.

Membaiknya kinerja Apple juga telah diramal CEO Tim Cook. Awal bulan Mei, dia memperkirakan perusahaannya akan mengalami pertumbuhan penjualan di beberapa pasar termasuk China.