DPRD Kendari Terima LKPJ 2025, Wali Kota Soroti Capaian Ekonomi dan Tantangan Pengangguran

By Admin


Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
nusakini.com, Kendari  β€” Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 oleh Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, Senin (30 Maret 2026).

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kota Kendari secara resmi menyerahkan dokumen LKPJ kepada DPRD sebagai bagian dari kewajiban konstitusional kepala daerah dalam melaporkan kinerja pemerintahan selama satu tahun anggaran.

Wali Kota Kendari menyatakan bahwa LKPJ merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan urusan pemerintahan, termasuk desentralisasi dan tugas pembantuan.

Dari sisi keuangan daerah, realisasi pendapatan pada 2025 tercatat lebih dari Rp1,5 triliun atau sekitar 90,5 persen dari target. Sementara realisasi belanja daerah mencapai Rp1,49 triliun atau 89,43 persen.

Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp409,56 miliar, pendapatan transfer Rp1,13 triliun, serta pendapatan sah lainnya Rp34,45 miliar.

Di sektor makro ekonomi, pertumbuhan ekonomi Kota Kendari mencapai 5,16 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami kenaikan menjadi 86,36 poin.

Namun demikian, Wali Kota mengungkapkan tingkat pengangguran terbuka meningkat menjadi 5,94 persen, yang menjadi perhatian pemerintah daerah.

β€œHal ini menjadi fokus ke depan melalui peningkatan investasi dan penciptaan lapangan kerja,” ujarnya.

Dalam bidang infrastruktur, pemerintah daerah telah melakukan peningkatan dan rehabilitasi jalan sepanjang 20,98 kilometer serta pembangunan jalan lingkungan sepanjang 32,58 kilometer.

Selain itu, penanganan kawasan kumuh, pembangunan drainase, dan revitalisasi ruang terbuka hijau turut menjadi bagian dari program pembangunan.

Untuk tahun 2026, pemerintah daerah menyoroti sejumlah tantangan, antara lain pengelolaan sampah, pengendalian banjir, dan penataan kota.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menyampaikan bahwa Kota Kendari akan menjadi tuan rumah kegiatan internasional UCLG ASPAC pada 7–9 Mei 2026. (*)